Reacting to Asexual People


 Back again with another Anthony Padilla Youtube Videos, kali ini kita belajar tentang asexual atau yang biasa disebut "ace". Mereka adalah orang-orang yang tidak merasakan ketertarikan seksual apapun terhadap siapapun. Seperti biasa, dalam video Anthony berbicara dengan 3 orang yang menyatakan dirinya aseksual dan mencoba menanyakan beberapa pertanyaan untuk mengerti apa yang melatarbelakangi keunikan mereka, bagaimana keseharian mereka, dan sebagainya. 

Salah satu narasumber menjelaskan bahwa dia sudah merasakan dirinya sebagai aseksual sejak kecil. Dia menemukan bahwa ketika tumbuh menjadi seorang remaja yang umumnya hormon seksualnya meledak-ledak, mulai muncul ketertarikan dengan lawan jenis, dan sebagainya berbeda dengan apa yang ia rasakan. Dia bahkan menyebutkan bahwa ia tidak pernah sekalipun merasakan ketertarikan seksual pada lawan jenisnya dan bahkan saat ia mencium seseorang, ia merasa seperti mencium tembok kosong (tidak ada hasrat sama sekali). 

Menurut gue ini menarik sekali. Di zaman ini basically semua orang punya seribu kata dan seribu streotipe untuk mengkategorikan dirinya. Gue nggak tahu apa yang terjadi dalam hidup mereka dan apa yang mendorong mereka melakukan kategorisasi diri yang berbeda dengan orang-orang pada umumnya, tapi makin kesini semuanya makin aneh-aneh. Mulai dari gay, lesbian, queer, bisexual, bahkan pansexual dan sekarang asexual. Gue nggak paham dengan berbagai kategori-kategori tersebut, kenapa bisa sebanyak itu. Apakah hal ini disebabkan oleh lingkungan sekitar? Kenapa istilah-istilah tersebut baru muncul sekarang-sekarang ini? Apakah ini efek media baru yang tidak terbatas secara waktu dan tempat lagi? Atau memang baru sekarang aja orang-orang punya ide demikian? Apakah ada insiden atau trauma yang melatar belakanginya tanpa disadari?

Selama menonton gue benar-benar mencoba memahami perspektif mereka. Tapi, jujur gue masih gagal. Gue masih nggak bisa memahami bagaimana seseorang bisa kehilangan ketertarikan tersebut. Namun, satu yang gue percaya bahwa manusia diciptakan untuk bisa menikmati hidup ini sebagaimana manusia nyaman menjalaninya. Jadi, whatever it is, as long as it makes you happy, just go for it. 

Comments